PERISTIWA 27 Juli '96 meletus. Pemogokan buruh "kelas teri" dan buruh "kerah putih" tergerak secara massif. Konflik tanah merebak menjadi "gejala pedalaman". Semua menyimpan sejuta misteri: misteri siapa "dalang" dan siapa "kambing hitam"; misteri atas nama pembangunan dan atas nama hak hidup; misteri ke "alam mana" menghilang puluhan, ratusan atau berapapun jumlah nyawa.
Buku ini bertujuan sebagai media pendidikan bagi masyarakat umum tentang seluk beluk persoalan demokrasi dan HAM di Tanah Air kita.
Buku ini merupakan laporan hasil penelitian yang dipublikasikan bagi masyarakat umum, dalam rangka Rancana Aksi Hak-Hak Asasi Manusia Indonesia.
Buku ini memperkaya gambaran kita mengenai akar-akar dari pelanggaran hak asai manusia dibalik usaha pertambangan besar
Buku ini menyajikan hasil studi wilayah mengenai kebebasan berserikat,berkumpul dan menyatakan pendapat,khususnya diwilayah Asia.
Buku ini mencoba mengintrodusir suatu pendekatan positive terhadap hak asasi manusia,yaitu dengan membahasa kemungkinan perintegrasian konsep hak asasi manusia kedalam proses pembangunan
Buku ini diharapkan bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan mahasiswa maupun masyarakat umumnya, sehingga mencapai sasaran yang diinginkan oleh masyarakat maupun pemerintah
Hak-hak dan Kewajiban-kewajiban Warga Negara atas anjuran beberapa teman sejawat, diubah menjadi Tentang dan Sekitar Hak-hak Azasi Manusia dan Warga negara. Lebih-lebih dengan mengingat Declaration of Human Rights. Isi buku dilengkapi dan diperbaiki. Pancasila sejauh dan sedalam mungkin dijalinkan. Kertas Karya pada Munas Persahi di Bandung pada tahun 1977 banyak gunanya. Begitu pula uraian Mau…
Selama ini, di Indonesia ada ambiguitas sikap terhadap hak asasi manusia. Asosiasi konsep itu dengan paham in dividualisme dan liberalisme Barat membuat berbagai pi hak curiga terhadapnya, di samping sambutan gembira da ni pihak-pihak tertentu karena di situ ada tumpuan untuk mengkritik berbagai keganjilan perilaku kekuasaan.
Belakangan ini pembicaraan tentang perempuan dan hak asasi manusia (HAM) baik yang berkaitan dengan konsepnya maupun implementasinya dalam arti tuntutan kaum perempuan terhadap pemenuhan hak asasinya semakin menonjol. Pada pokoknya kaum perempuan di seluruh dunia merasa bahwa mereka belum sepenuhnya dapat menikmati hak-hak mereka karena belum terjamin dalam peraturan perundangan di negara merek…