Sebelum penemuan percetakan semua bahan bacaan harus ditulis tangan. Hanya pemuka agama dan cendekia wan yang mempunyai peluang untuk membaca dan mengajar orang lain-sampai buku dapat diproduksi secara besar-besaran. Percetakan membuka dunia penge tahuan bagi seluruh manusia-termasuk kaum wani ta-untuk menciptakan masyarakat dengan persamaan hak bagi setiap orang.