Di dalam buku ini terdapat beberapa tulisan yang memberikan penilaian yang luar biasa baik terhadap cerpen-cerpen Pak Kayam yang lama, yaitu cerpen-cerpen suasana yang terdapat dalam seribu kunang-kunang di Manhattan seperti yang terlihat dalam makalah Seno Gumira Ajidarma.
Dari sajak-sajak Chairil yang menyoal agama, yang kerap dijadikan sandaran (terakhir) manusia, Arief Budiman (AB) dalam “Chairil Anwar: Sebuah Pertemuan” menyatakan bahwa ‘Si Binatang Jalang’ lebih dari sekadar mencemooh agama. Bagi AB, ia bahkan menolak secara ekstrem agama. Sebab, ia tidak mau menukarkan, terlebih mengorbankan, apa yang dimilikinya dengan sesuatu yang tidak pasti di m…
Buku ini memberikan wawassan kepada pembaca tentang berbagai masalah yang berkaitan dengan sastra mulai dari diskursus tentang kritik sastra, aliran romantik, kebudayaan nasional, masalah moral dalam sastra, kecenderungan novel dan puisi Indonesia.