Kehidupan masyarakat Indonesia yang pluralistis ini terlihat beragam. Kera gaman itu menunjukkan dinamika kehidupan yang unik. Baik kehidupan materiil maupun spiritual. Kedinamisan masyarakat itu menunjukkan bahwa mereka selalu ingin mengadakan perubahan tata kehidupan, nilai-nilai, dan norma-norma kehi dupan untuk menuju kepada kemajuan.
Kira-kira setahun yang lalu, sekitar bulan Juli 1987, di saat-saat saya sedang menggumuli dan memikirkan bagaimana mengatasi masalah pema kaian gelar-gelar kesarjanaan yang diberikan oleh Perguruan-perguruan Tinggi Theologi, baik dalam negeri maupun dari luar negeri yang belum jelas status dan bobot ilmiahnya, yang diberikan kepada sementara Saudara saudara di Indonesia; Pdt. Dr. Chris Marantik…
Kita sadar bahwa masing-masing agama memiliki peraturan atau aqidahnya sendiri-sendiri, namun karena rakyat Indonesia berjumlah kurang lebih 180 juta manusia, dan tiap manusia memiliki kebebasannya sendiri-sen diri, yang bukan pemberian pemerintah atau golongan, maka demi keteraturan dan ketertiban beragama perlu adanya semacam petunjuk atau "bimbingan" kepada masing-masing umat beragama, yang …