Tempe sering kali dianggap sebagai bahan makanan masyarakat golongan menengah ke bawah sehingga masyarakat merasa gengsi memasukkan tempe sebagai salah satu menu makanannya. Namun, setelah diketahui daya guna ataupun manfaatnya secara pasti bagi kesehatan, tempe mulai banyak dicari dan digemari masyarakat, baik dalam maupun luar negeri.
Berkaitan dengan usaha pemanfaatan limbah sebagai bahan baku pembuatan petis, penulis ingin membagikan pengetahuan dan pengalamannya kepada masyarakat luas. Sehingga dengan demikian, usaha pembuatan petis tersebut dapat dikembangkan sebagai suatu usaha yang berskala komersial.