Buku ini, yang merupakan bagian ke-2 riwayat Mangkurat I yang memerintah Mataram sejak kematian Sultan Agung, secara khusus menyoroti perkembangan yang terjadi di dalam Istana dan keadaan dalam negeri kerjaan yang menyebabkan Mangkurat I terpaksa meninggalkan Ibu Kota. Kedudukan sang raja, dengan basis kekuasaan yang terus menciut, semakin dipersulit oleh tindakan kekerasan dari luar, pemberont…
Ada dua tujuan penulisan buku ini. Di samping sebagai sarana belajar bagi generasi muda juga ingin ikut serta memberi makna pada setiap tanggal 10 November, Hari pahlawan. Uraian tentang para pahlawan yang disajikan berikut ini merupakan renungan pencarian makna dari hidup manusia yang disebut sebagai pahlawan.
Peristiwa G 30 S-PKI, yang sering disebut peristiwa Gestapu untuk mengaitkannya dengan kekejaman polisi rahasia Hitler, Gestapo, menimbulkan trauma bagi bangsa Indonesia. Selain menelan korban jiwa yang besar, juga menimbulkan krisis politik dan ekonomi. Krisis ini akhirnya mengguncang kedudukan Sukarno, yang terpaksa memberikan tempat bagi seorang pemimpin yang baru, Jenderal Soeharto.
Perjuangan kemerdekaan Indonesia, di samping dilakukan oleh para pejuang bersenjata, juga dilakukan oleh para pejuang perunding dan mereka-mereka yang berbekalkan pena. Singapura di tahun-tahun awal pascaperang merupakan sebuah kota pulau yang masih diliputi oleh berbagai kekurangan di segala bidang kehidupan. Dalam suasana yang masih serbe kekurangan ini, misi-misi Indonesia mulai berdatangan …
Buku ini berisi kesaksian pribadi P.R.S. Mani tentang episode sejarah bangsa Indonesia selama kurun 1945-1950. Semula datang ke Indonesia selaku perwira penerangan antara India, secara berturut-turut Mani kemudian menjabat koresponden Free Press Journal of Bombay. India, dan atase pers India, keduannya di Jakarta, dan terakhir sebagai konsul dan wakil resmi Pemerintah India di Yogyakarta.
Buku ini menjadi lebih penting lagi untuk digunakan sebagai sumber pendalaman masalah integrasi, karena generasi 45 yang berperan saat itu rawan bagi kegiatan disinformasi terkoodinir dari pihak-pihak yag menolak keberhasilan proses intergrasi.
Buku ini membeberkan peranan tokoh pendidik Ki Hadjar Dewantara dan perkembangan Taman Siswanya. Penulis menggali nilai-nilai perjuangan serta karya Ki Hadjar Dewantara bernama kawan-kawannya. Selain itu ia merefleksikan niali-nilai pendidikan sejarah masa lampau, sekaligus menimbang relevansinya untuk masa kini dan akan datang.
Tulisan mengenai biografi Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol ini bukanlah merupakan satu-satunya tulisan yang membicarakan tentang riwayat hidup Tuanku Imam Bonjol.