Buku ini mengupas Kitab Wahyu secara mendetail. Sebanyak 22 perikop di dalamnya ditelusuri secara teoritis dan historis, lalu dikaitkan dengan kondisi jemaat yang sekarang sedang berada di tengah arus putaran zaman, sehingga Eka Darmaputera pun menegaskan: Tuhan tidak tinggal diam. Penantian kita, orang percaya, tidak akan sia-sia sampai Tuhan menyatakan kerajaan-Nya di bumi.
Eka Darmaputera lahir di Magelang, 16 November 1942. la menempuh pendidikan S1 di STT Jakarta (1966), dan meraih gelar Ph. D di Boston College (1982), bidang "Agama dan Masyarakat", la memperoleh penghargaan dari PWI dan Lemhanas berupa Anugerah Jurnalistik, Karya Tulis Tajuk Rencana Terbaik (1994), dan dari Princeton Theological Seminary berupa Abraham Kuyper Prize for Excellence in Reformed T…