i sebuah kampung bernama Batu Luhur, Bogor, Zarah dan adiknya, Hara, dibesarkan secara tidak konvensional. Ayah mereka, Firas, adalah seorang dosen dan ahli mikologi. Zarah sebagai anak tertua menjadi tumpuan harapan Firas. Sedari kecil, Zarah tidak disekolahkan. Firas mendidik Zarah sendiri. Lambat laun, pilihan-pilihan Firas semakin membuatnya terpojok. Firas terkucil dari lingkungan kerja, …
Perahu korla dan berantake Dari benaknya, mengalir untaian dongeng indah. Keenan belum pernah bertemu manusia seaneh itu. Namanya Kugy Mungil, pengkhayal , Namanya Keenan. Cerdas, artistik dan penuh kejutan Dari tangannya. mewujud lukisan-lukisan magis. Kugy belum pernah bertemu mamusia seajaib itu. Dan kini mereka berhadapan di antara hamparan maisteri dan rintangan. Akankah …
Sepuluh tahun yang lalu, mereka bertemu di Georgetown-tepat di bawah plang Wisconsin Avenue-bermandi teriknya matahari musim panas Washington DC. Masing-masing datang bersama rombongan teman yang berbeda dan banyak yang tidak saling kenal. Perkenalan keduanya pun berlangsung datar-datar saja. Tidak ada yang spesial. “Dhimas, George Washington University,” Dhimas memperkenalkan diri. Waja…
Dewi Lestari, yang bernama pena Dee, kali ini hadir dengan mahaka you unik dan pertama di Indonesia. "Rectoverso" merupakan hibrida dari fiksi dan musik, terdiri dari sebelas cerita pendek dan sebelas lagu yang bisa dinikmati secara terpisah maupun bersama-sama. Keduanya saling melenga kapi bagaikan dua imaji yang seolah berdiri sendiri tapi sesungguhnya mer rupakan satu kesatuan. Inilah cermin…
Kuraih simpui mati bandanaku, menguraikannya perlahan, mengangkatnya hati-hati. Dan kusambut kesiap sunyi. Reaksi semua manusia kala pertama mereka melihatku tanpa penutup kepala. Mereka diam karena meragu Adakah anak bernama Bodhi, ang mencuci setengah tubuhnya sala untuk bercerita, bersila sempurna cheangan tasbih kayu di tangan kiri, adalah manusia? Sekalipun ia berkata-kata sepe…
Tak ada cara untuk menggambarkannya dengan tepat. Tapi coba bayangkan ada sepuluh ribu ikan piranha yang menyergapmu langsung. Kau tak mungkin berpikir. Tak mungkin mengucapkan kalimat perpisahan apalagi. membacakan wasiat. Lupakan untuk berpisah dengan manis dan mesra seperti dalam film-film. Listrik membunuhmu dalam sensasi. Begitu dahsyatnya, engkau hanya mampu terkulai lemas …