Lelaki itu, Profesor matematika genius yang hanya memiliki ingatan selama delapan puluh menit. Perempuan muda itu, pengurus rumah tangga, yang dipercaya mengurus sang Profesor. Seiring waktu, hubungan aneh tapi indah berkembang di antara keduanya. Sang Profesor mungkin tak mampu mengingat apa yang dia santap saat sarapan, tapi pikirannya masih hidup oleh persamaan matematika elegan nan abadiā¦