Jemaat Kristen sejak permulaan sejarah gereja sangat menghargai kitab Mazmur serta selalu memakainya dalam kebaktian. Juga pada masa Reformasi, kitab Mazmur diperhatikan dengan sangat baik oleh Luther maupun oleh Calvin. Boleh dikatakan bahwa kitab Mazmur merumuskan reaksi dari umat Allah terhadap Allah mereka. Boleh pula dikatakan bahwa kitab Mazmur menyaksikan tindakan Allah dalam pengalaman …
"Betapa agung dan mulianya Allah kita," demikian lontaran kekaguman seseorang ketika melihat panorama yang indah. Jelaslah, panorama itu sendiri indah. Namun, panorama itu baru sungguh-sungguh berarti ketika seseorang dapat mengagumi kebesaran Allah Sang Pencipta melalui keindahan panorama yang disaksikannya.