Apakah Anda pernah menangis tak henti-hentinya karena penderitaan yang Anda alami, dan merasa Allah tidak memperhatikan Anda? Pernahkah Anda merenungkan mengapa seorang Bapa dapat membiarkan penderitaan semacam itu menimpa anak yang Dia kasihi? Pernahkah Anda berjuang untuk mempertahankan iman Anda ketika peng harapan tampaknya tidak ada?