"Dengan kematangan imajinasi dan kelincahan menggelitik, buku Selamat, Natal ini berhasil mengajak pembaca menghubungkan makna peristiwa dua ribu tahun yang lalu dengan kita yang hidup di zaman ini dan di tempat
T erus terang saya tidak senang membaca, tapi buku Pak Andar bikin saya ketagihan. Isi Alkitab yang susah dijelaskan menjadi mudah. Kapan terbit Seri Selamat yang baru? Lucu, saya dibuat ketawa sendiri, tapi juga mengharukan sampai saya keluar air mata. Tidak menggurui dan tidak mengkhotbahi. Tidak terpikirkan oleh kami sebelumnya, banyak bahan baru dan segar. Itulah cuplikan dari surat-surat p…
K ita membohongi diri sendiri bila berkata bahwa kita mengerti Alkitab. Kumpulan kitab-kitab dalam Alkitab begitu rumit dan sulit, bervariasi dan berkomplikasi. Padahal kita semua ingin dan perlu memahaminya. Buku Seri Selamat ke-22 ini adalah karya guru STT Jakarta yang dikenal cakap menjelaskan hal-hal yang susah menjadi mudah, dengan maksud menolong kita lebih memahami seluk-beluk Alkitab. A…
Spiritualitas adalah kehalusan perasaan tentang Allah yang berbuah kualitas hidup sebagaimana tampak dalam diri Kristus. Kualitas itu terwujud dalam hubungan yang agung dengan Khalik, hubungan yang luhur dengan sesama dan hubungan yang mulia dengan diri sendiri. Ke arah itulah kita semua ingin berkembang. Buku ini menolong kita mengerti menjalani perkembangan
Identitas kita banyak: nama, gender, profesi, dan lainnya. Itu jati diri yang kita akui. Tiap hari kita menyatakan akunya diri kita. Kita mengakukan dan mengakui identitas kita.
Mengaku percaya kepada Kristus tidak bisa terjadi seorang diri, tetapi di dalam konunitas orang percaya, yaitu gereja. Menjadi Kristen selalu berarti menghisabkan diri sebagai anggota suatu gereja, meskipun gereja apa pun tidak luput dari kesalahan dan bisa saja mengecewakan kita.
Kita berbeda: beda jenis kelamin, beda talenta, beda budaya, beda gereja, beda agama, dan beda rupa-rupa. Karunia memang berbeda beda sehingga hidup ini menjadi majemuk. Buku Seri Selamat ke 19 ini memperkenalkan konsep alkitabiah tentang kharismata dan pluralisme, dengan gaya khas yang membuat kita tersenyum dan tertawa, tetapi juga terharu dan termenung.
Kita bekerja dari pagi sampai senja sebagai karyawan, ibu rumah tangga, atau apa pun. Dunia kerja keras dan kejam: eksploitasi dan frustrasi, duri dan dengki, ambisi dan arogansi. Akan tetapi, dunia kerja pun bisa indah: visi dan aktualisasi diri, dedikasi dan intimasi, segelas kopi dan sepiring nasi.
Menjadi orang yang berguna dan berbuah adalah tujuan hidup tiap orang. Oleh sebab itu, Kristus mengibaratkan kita sebagai pohon buah lalu menu gaskan kita untuk berbuah.
Ibarat perjalanan, iman bukanlah tiba di tujuan, melainkan berada di tengah jalan. Iman masih perlu kita gumuli. Tidak ada iman yang sudah jadi karena iman selalu masih berada dalam proses menjadi.