Masa keemasan Mataram dibawah pimpinan SUltan Agung tak bisa berlanjut ketika pucuk kekuasaan berada di tangan putranya, AMangkurat Agung. Tidak seperti sang ayah, Amangkurat Agung memerintah dengan keras dan bengis. Kebijakannya hanya bertujuan demi kepetingannya sendiri, bukan kawulanya. Gaya pemerintahan ini menyulut ketidaksukaan banyak pihak, termasuk Kesusanan Cirebon yang selama ini menj…
Setelah Rama Wijaya berhasil menaklukkan Rahwana, dia pun memboyong Dewi Sinta kembali ke Ayodya. Rama menikmati kembali haknya sebagai raja dan Sinta sebagai Prameswari Ayodya. Namun, kebahagiaan pasangan ini tidaklah berlangsung lama.