Ini jalan yang harus ditempuh. Rindu, sakit, dan marah tetap harus dilalui. Dia yang pernah singgah dan menyentuh mimpi indahku, tak selalu jadi tempat berlabuh yang utuh. “Aku hanya kain pel yang lusuh di matamu.” Itu kata yang kuingat sebelum malam benar-benar menelannya …. “Retak, Luruh, Kembali Utuh”, menjadi frasa yang menjadi motif Prilly Latuconsina melihat dirinya sendiri. Ber…
“Terkadang, kita merindukan yang tidak seharusnya dirindukan dan melupakan yang harus diingat.” —Prilly