"Nanet adalah buah hatiku. Satu-satunya anakku. Tak ada seorang pun, bahkan kamu, yang dapat menyakiti dia tanpa harus menghadapi aku!" Bagus tercekat. Seperti tersadar dari sebuah lamunan yang amat panjang.
Gatot yang kelas III SMA ditungankan dengan Andiana yang kelas II SMA. Tapi pertunangan ini terjadi bukan karena kemauan mereka. Malahan pertunangan tersebut selalu saja diwarnai dengan pertengkaran sengit diantara mereka.