Bagi Aritoteles, usia sebelum 30 tahun belum mempunyai arti apa apa, tetapi bagi Tuhan, Kristus-pun perlu menjalani masa bayi dan masa kanak-kanak. Alangkah besar perbedaan antara pemikiran yang teragung dalam sejarah manusia dengan penghargaan yang ditujukan dari sorga kepada masa kanak-kanak hidup manusia, oleh Allah Pemberi hidup, yang dicerminkan melalui inkarnasi ini. Siapa yang menguasai …
Menyambung seminar pertama yang sangat menekankan bahwa pendidikan Kristen adalah menegakkan karakter Kekristenan yang bertanggungjawab dan berbobot, maka pada seminar kali ini, kami akan melakukan penekanan kepada rahasia kesuksesan di dalam pendidikan Kristen yaitu kunci sistem pendidikan ada pada guru itu sendiri dan pengaruhnya atas murid.
Kemandulan merupakan suatu hal yang paling memalukan bagi orang Israel, khususnya kaum wanita. Karena mereka merasa sangat malu menjadi tertawaan masyarakat. Sebaliknya anak-anak penerus generasi di dalam keluarga menjadi kemuliaan besar bagi mereka. Bukankah hal ini juga merupakan tradisi Timur yang tidak asing bagi kita? Pada waktu Tuhan menciptakan tumbuh-tumbuhan, Dia menghendaki tumbuh-tum…
Krisis terbesar pada akhir abad ke-20 ini adalah pudarnya cinta sejati dari dalam keluarga-keluarga. Ledakan bom mampu membinasakan sebagian manusia, tetapi sirnanya cinta sejati dalam keluarga, sebagai inti sistem masyarakat, mengakibatkan rusaknya seluruh umat manusia dan matinya kerohanian seluruh bangsa.
Membesarkan anak merupakan masalah riskan. Arah pendidikan anak dalam keluarga menentukan masa depan dalam kehidupan, bahkan dalam kekekalan bagi anak tersebut. Bagaimana dengan anak-anak Saudara? Apakah mereka menjadi kebanggaan atau menjadi bumerang yang mempermalukan Saudara pada masa tua Saudara? Siapakah mereka ketika harus menghadapi pengadilan Tuhan? Kiranya setiap ayah dan ibu di seluru…
Suara apakah yang keluar dari mulut Yesus di atas kayu salib? Bukan cací maki, balas dendam, kutukan, tangisan atau pun jeritan kesakitan yang menyayat. Sejarah mencatat Tujuh Perkataan Salib
Abad ini disebut abad yang meletus, penuh peras kacau-balau tetapi juga penuh dengan manus "dahaga" yang kosong hatinya. Semuanya ini diakibatkan oleh karena dosa-dosa manusia, dengan kematian sebagai hukumannya. Manusia tidak mempunyai harapan dan jalan keluar dan kematian.