Masa depan membutuhkan generasi muda yang memiliki kemampuan menghadapi tantangan dan perubahan yang terjadi dalam era globa lisasi kemampuan yang membutuhkan kreativitas
Pendekatan pendidikan "satu untuk semua" sering tidak memberikan hasil, terutama bagi anak-anak berbakat yang sangat berbeda tingkat kemampuan dan gaya belajarnya. Sekolah jarang memiliki semua informasi atau sumber bacaan yang mereka butuhkan untuk memberikan program pendidikan yang memadai bagi anak anak yang berbakat dan berkembang pada tingkat lanjut di bidang-bidang tertentu.
Kegagalan dalam bidang studi dan hambatan serius dalam perkembangan kepribadian membawa dampak negatif, baik bagi individu anak maupun bagi keluarga. Di sinilah pentingnya bimbingan dan konseling bagi siswa dalam menghadapi masalah-masalah yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Kecerdasan seorang anak tidak hanya ditentukan dari tingginya skor tes IQ (Inteligence Quotient). Ada faktor-faktor lain yang turut menentukan tingkat kecerdasan anak, antara lain EQ (Emotional Quotient) dan SQ (Spiritual Quotient).