Kumpulan puisi ini ditulis oleh dua generasi yang berbeda.
Buku ini berisi 30 puisi Joko Pinurbo yang ditulis sepanjang dari tahun 2005-2006.
Buku ini berfokus pada ungkapan perasaan dan pemikiran mendalam, dengan beberapa katalog perpustakaan mengklasifikasikannya secara khusus sebagai puisi Inggris yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
Buku ini mengupas dan menjelaskan ciri-ciri khas aneka ragam puisi "tempo doeloe" : ketika adat membalut kata, ketika alam menjadi ilham. Isinya menjelaskan secara gamblang apa itu Pantun, Syair, Gurindam, Bahasa Berirama, lengkap dengan contoh-contohnya. Bahkan juga puisi lama yang sudah "punah" seperti Masnawi, Rubai, Kith'ah, Gazal dan Nazam.
Kahlil Gibran dalam buku ini menggoreskan ungkapan cinta akan belahan jiwa secara dahsyat terangkum dalam kalimat romantis puitis penuh ketulusan hati.
Kumpulan puisi cinta yang disusun oleh Kahlil Gibran, mencoba untuk menyadarkan kita bahwa kehebatan Maha Daya Cinta akan selalu hadir pada diri setiap insan untuk memberikan warna-warni pada kehidupan ini.
Buku ini berisikan kumpulan puisi
Berisikan kumpulan puisi
Sajak-sajak Husni Djamaluddin dalam kumpulan ini meliputi sajak-sajak yang di tulisnya sepanjang tahun 70-an, suatu masa yang cukup panjang bagi pencarian pengucapan dan pergulatan memperoleh bentuk ekspresi. Husni memang penulis yang setia, yang senantiasa mencari sejauh kemampuannya.