Kembali kita berhadapan Dalam relung sepi ini Dari seberang lembah mati Bibirmu berkata lagi Napasmu mengelus jiwaku Tersingkap kabut Dataran Dan kutahu di tepi selatan Laut ‘manggil aku berlayar dari sini Buku ini memuat sajak-sajak pilihan Sitor Situmorang selama rentang waktu 1948-1993. Sajak-sajak dipilih oleh Riris K. Toha Sarumpaet.
Sajak-sajak yang dimuat dalam Bunga di Atas Batu ini adalah sajak-sajak pilihan Sitor selama rentang waktu 40 tahun (1948-1988). Sajak-sajak itu dihimpun dan dipilih-pilih dari sajak-sajak Sitor yang: (a) sudah terbit dan dibukukan, (b) masih tersebar di sana-sini dan belum dibukukan, dan (c) belum pernah diumumkan sebuah kumpulan sajak yang patut dimiliki setiap pencinta sastra Indonesia!
Pembicaraan mengenai karya seorang pengarang + proses penciptaannya tentulah amat menarik perhatian, apalagi jika yang berbicara itu adalah si pengarang sendiri. Karena walau bagaimanapun telitinya seorang pembaca, penafsir, atau peneliti sastra, selalu saja ada hal-hal dalm sebuah karya sastra yang (a) tersembunyi, (b) tidak bisa dipahami, dan (c) tetap tinggal sebagai "rahasia"