Buku ini menampilkan suatu kisah, yang mengandung sesuatu kemustahilan, sesuatu yang asing bagi pengalaman biasa, sesuatu impian kosong bila dipandang dari kenyataan harian manusia. Tapi kekuatan dari karya sastra ini justru terletak dalam menampilkan impian-impian itu menjadi suatu jalinan kisah insani, yang membuat impian-impian itu tampil sebagai cita-cita yang dirindukan manusia.
Pembicaraan mengenai karya seorang pengarang + proses penciptaannya tentulah amat menarik perhatian, apalagi jika yang berbicara itu adalah si pengarang sendiri. Karena walau bagaimanapun telitinya seorang pembaca, penafsir, atau peneliti sastra, selalu saja ada hal-hal dalm sebuah karya sastra yang (a) tersembunyi, (b) tidak bisa dipahami, dan (c) tetap tinggal sebagai "rahasia"
Enam kisah kehidupan tersaji dalam buku ini. Semuanya milik orang-orang biasa, namun memendam inspirasi luar biasa yang memelekkan mata tentang kehidupan yang lebih nyata daripada gambaran layar kaca. Kisah mereka lantang memekikkan bahwa hiudp sering tak mudah, bahwa kesulitan tak terhindari, dan bahwa perjuangan akan berbuah tawa.
Pengkajian Puisi ini terbagi dalam dua bagian. Bagian I adalah analisis struktur puisi berdasarkan lapis-lapis normanya yang merupakan fenomena puisi yang ada. Dengan demikian, akan dapat diketahui semua unsur dan sarana puisi yang ada. Bagian II mempelajari puisi (sajak) secara kebulatan, yaitu menganalisis sajak satu per satu, membicarakan kaitan antarunsur dan sarana-sarana kepuitisannya sec…
Cerita dari Digul merupakan kumpulan tulisan karya para eka-Digulis. Mereka pernah dibuang sebagai tahanan politik semasa pemerintahan kolonial hindia-belanda. Berbagai cerita itu, yang sungguh-sungguh terjadi, mengisahkan suka-duka mereka dalam mempertahankan hidup di tanah buangan Digul, Papua Barat. Getir dan mengharukan.
Biografi ini mengajak mengingat Kartini, tapi bukan dari sudut pandang domestik rumah seperti dia adalah gadis pingitan lalu dinikahkan secara paksa lalu melahirkan lalu mati. Coba singkirkan kenangan itu dan alihkan pikiran pada bagaimana cara Kartini melawan itu semua, melawan kesepian karena pingitan, melawan arus kekuasaan besar penjajahan dari dinding tebal kotak penjara Kabupaten yan…
Bersama Mas Pram mengungkap sisi-sisi kehidupan Pramoedya Ananta Tour, novelis terbesar Indonesia, yang jarang diketahui umum. Misalnya tentang kehidupan seksualnya, kegigihan kerjanya, pandangannya tentang wanita dan perkawinan, aktivitasnya menjelang 1965, sikapnya tentang Tuhan dan doa, cara dia mendidik adik-adiknya, sampai percakapan-percakapan ketika ditangkap tahun 1965. Memoar ini ad…
Banyak orang mengaku kenal dekat dengan Pramoedya Ananta Toer dan punya pengalaman pribadi dengan sosok ini. Tapi, tidak semua di antara mereka mencatat dengan rapi dan membukukan pengalaman mereka. Tak heran bila kisah-kisah seputar kehidupan pribadi Pramoedya tersebar mirip gosip ketimbang berita. Tapi ada seorang yang kenal Pramoedya dari dekat sekali dan mencatatnya dengan rapi, ialah Koesa…
Novel pendek Pramoedya Ananta Toer – ditulis semasa ia di dalam penjara – memaksa kita mengingat-ngingat terus bahwa kebebasan tidak bisa dianggap gampang saja datang dengan sendirinya. Perburuan memiliki segala kewenangan yang sah dari seorang yang mampu bertahan, dan mengandung sebanyak-banyak kebenaran semampu kita memikulnya.
Tetralogi ini dibagi dalam format empat buku. Dan roman keempat, Rumah Kaca, memperlihatkan usaha kolonial memukul semua kegiatan kaum pergerakan dalam sebuah operasi pengarsipan yang rapi. Arsip adalah mata radar Hindia yang ditaruh dimana-mana untuk merekam apa pun yang digiatkan aktivis pergerakan itu. Pram dengan cerdas mengistilahkan politik arsip itu sebagai kegiatan pe-rumahkaca-an.